Posts

Showing posts from January, 2014

Konspirasi Semesta

          Aku sudah tau hal ini pasti akan terjadi. Ingat saat kamu merasa sempurna ? tidak butuh waktu lama bagi Tuhan untuk menenggelamkanmu kedasar samudera yang paling dalam. Beberapa temanku kujadikan acuan atas kejadian ini. Ada yang kaya raya, lalu setelah orang tuanya meninggal mereka jadi jatuh miskin. Ada yang terlunta-lunta karena masalah ini itu, padahal mereka sudah khatam soal menghadapi masalah.             Aku benar-benar tau saat ini akan datang. Saat aku merasa teman-temanku menjadi semacam tidak berharga, maka aku memilih bersyukur sekeras-kerasnya. Benar memang Tuhan adalah penulis cerita terbaik dan selalu Happy Ending . Tapi yang berakhiran menyenangkan itu, tidak selalu menyenangkan tengahnya. Ada intrik dan konflik yang Tuhan ciptakan agar kita tidak lupa bersukur. Agar kita tidak melupakan pelajaran dari setiap inci yang Tuhan berikan. Aku mungkin sok tau tentang Tuhan, tapi setidaknya aku bisa mema...

Sesorenya Jogja

"Tamu Yang Baik Tau Kapan Harus Pamit" adalah sebuah ungkapan yang terbaca tadi sore. banyak interpretasi yang bisa ditarikkan dari ungkapan tersebut. saya lebih suka memandangnya dari sisi kehidupan. ini berarti, sebagai manusia kita harus tahu diri. senyaman-nyamanya kita saat berkunjung kerumah orang, kita harus tau kapan harus pamit. Sedalam-dalamnya kita mendekati seseorang, kita harus tau kapan harus berhenti. Sekeras-kerasnya usaha yang kita berikan, kita harus tau kapan harus mengganti arah. Ungkapan ini, juga menyiratkan kepasrahan dari apa yang sebenarnya bukan milik kita. materi, pasangan, keluarga, bahkan hidup, bukanlah milik kita. namun begitu, tidak bijak rasanya kalau kita hanya menjalaninya dengan setengah-setengah. "living the moment" kata seorang sahabat. artinya selalu total dalam memberikan sesuatu, total dalam berusaha, total dalam berkunjung, total dalam segala hal. setelah kita total dalam segala hal, baru kita pamit. Urusan hasil jangan t...