Posts

Showing posts from February, 2013

No surprises

Image
Berawal dari pesan FB yang diberikan dosen saya, Mba  Amalinda Savirani  diatas, maka tadi sekitar jam 11an saya bertemu dengan temannya yang dari Belanda itu. Namanya Amey (dia sih melafalkan dengan cara emey, mungkin begitu tulisannya), berperawakan tinggi, namun tidak setinggi bule-bule kebanyakan. Sangat ramah dan ekspresif adalah kesan saya saat memulai diskusi dengannya. Diskusi ini sebenarnya informal, sangat informal bahkan. Penjelasan awal Amey bahwa dia meneliti tentang eksklusivisme dan inklusivisme di Indonesia, dia yang secara fisik lebih mirip orang chinnese sering mendapat perlakuan diskriminatif atau dalam bahasanya diterjemahkan sebagai eksklusif, di Belanda, tentunya dengan cara dan bahasanya sendiri. Diskusi ini diawali dengan menonton sebuah film pendek berjudul 'Sugiharto Halim', intinya SH adalah orang chinnesse yang diberi nama sangat Indonesia oleh orang tuanya akibat adanya kebijakan orde baru yang memaksa etnis tionghoa era '65 untuk memilih k...

To my Dearest Friends

Well, saya punya teman. Sebut saja dia Bejo. Bejo bisa saya deskripsikan sebagai sosok yang urakan, gondrong, sok mengikuti jaman, dan ‘paling gaul’ diantara kebanyakan teman-teman saya. Saat semua orang sibuk memotong rambut mengikuti tren 2012, Bejo justru asik dengan polem (poni lempar) nya. Saat semua teman sibuk membeli kemeja untuk persiapan kuliah, Bejo sibuk menggunting bajunya menjadi model singlet tak berlengan. WTF is goin’ on here ???!! Intinya, apapun kegiatannya, dengan siapapun saya berkumpul pasti Bejo yang menjadi pergunjingan kami. Betapa bedanya dia dari kami, betapa aneh tingkahnya dalam merespon jaman, atau betapa alaynya dia dalam recent update BBM bahkan seberapa garing lawakannya kala berkumpul bersama kami, semua kami bedah tuntas seakan kami adalah manusia-manusia pilihan, nyaris tanpa salah, dan karena Bejo berbeda dari kami kebanyakan, itu artinya dia tidak pantas bergaul bersama kami, somehow! Sampai pada suatu titik dalam hidup saya, saya menemukan quot...

i know, this is getting hard :)

Semester 6 belum genap seminggu terlalui, hampir semua mata kuliah telah didapatkan gambaran kedepannya. Diantara 6 mata kuliah yang terambil, perencanaan penelitian menarik perhatian. Mata kuliah ini  merupakan mata kuliah wajib jurusan. makul ini menjadi semacam jembatan menuju skripsi, sesuai dengan output yang diharapkan, yaitu proposal penelitian di akhir ujian nanti. Mereka yang mendapat nilai A berhak langsung melanjutkan skripsi tanpa perbaikan sedikitpun. Ditambah lagi, judul skripsi yang terbaik bisa mendapat dana dari jurusan untuk melanjutkan proses pencarian data skripsi. Hmm, sounds great huh ? Dilain sisi, mata kuliah ini juga menjadi mata kuliah terberat dan paling menantang. Pasalnya, tiap minggu, mahasiswa diminta untuk berkonsultasi pada dosen pembimbingnya masing-masing terkait dengan penulisan skripsi, khususnya Bab 1. Misalnya Latar belakang, rumusan masalah dsb. Belum lagi harus melaporkan progress proposal penelitian tiap minggunya di kelas. Hmm still sound...

sometimes

Image
Sometimes, i like being on my own. Riding my bike, go to bookstore, have some coffee there, alone. Enjoy my loneliness. So, i just have many times to think about everything. About life, heart, standing position, experience, love, friend, enemy, family, college, task, responsibillity, future, and especially about me. Where am i going to ? What should i do after ? With whom i spend my time ? what about my future ? what i become ? and many more. everyone just need their own time. Me neither. Don't ever worries for being alone. You was born alone, and You'll die alone. So, why don't you just enjoy your time for being alone ?