To my Dearest Friends


Well, saya punya teman. Sebut saja dia Bejo. Bejo bisa saya deskripsikan sebagai sosok yang urakan, gondrong, sok mengikuti jaman, dan ‘paling gaul’ diantara kebanyakan teman-teman saya. Saat semua orang sibuk memotong rambut mengikuti tren 2012, Bejo justru asik dengan polem (poni lempar) nya. Saat semua teman sibuk membeli kemeja untuk persiapan kuliah, Bejo sibuk menggunting bajunya menjadi model singlet tak berlengan. WTF is goin’ on here ???!! Intinya, apapun kegiatannya, dengan siapapun saya berkumpul pasti Bejo yang menjadi pergunjingan kami. Betapa bedanya dia dari kami, betapa aneh tingkahnya dalam merespon jaman, atau betapa alaynya dia dalam recent update BBM bahkan seberapa garing lawakannya kala berkumpul bersama kami, semua kami bedah tuntas seakan kami adalah manusia-manusia pilihan, nyaris tanpa salah, dan karena Bejo berbeda dari kami kebanyakan, itu artinya dia tidak pantas bergaul bersama kami, somehow! Sampai pada suatu titik dalam hidup saya, saya menemukan quotes  yang kira-kira berbunyi seperti ini: 

“The great people talk about ideas, average people talk about events and small people talk about each others”.

Lantas saya berpikir, jika saya hanya sibuk membicarakan Bejo dalam setiap kesempatan bertemu dengan teman-teman, maka saya adalah small people. Mereka yang tidak punya ide selain mempergunjingkan orang lain, sibuk mengkritik orang lain seakan telah berbuat sesuatu, atau mereka yang gemar berbicara tentang kelemahan teman baiknya sendiri. So pathetic ! saya harus menjadi The great people, yang sibuk mencari ide-ide baru, menemukan solusi-solusi baru, menerjemahkan dinamika sosial yang terjadi atau mengerjakan hal-hal yang jauh lebih bermanfaat dibanding mempergunjingkan BEJO! Apa kalian sudah merasakan apa yang saya rasa ? dari kejadian tadi, saya berpikir bahwa:
Bejo adalah orang yang memang berbeda dari kami, tapi satu hal, dia nyaman dengan dirinya sendiri, tidak peduli dengan apa yang kami lontarkan tentangnya baik secara terang-terangan ataupun tidak, bahkan, dia adalah salah satu inspirasi baru bagi saya saat ini soal “the great people”. Bejo menambah perspektif baru dalam kacamata saya. Bagaimanapun, Bejo telah membuktikan bahwa kekuatan terbesar seorang manusia adalah dirinya sendiri. Saya percaya itu! Diri sendiri adalah orang yang paling paham tentang dirinya sendiri! Teruntuk teman-teman saya yang masih gemar mempergunjingkan orang lain, You are pathetic and small people guys. Lets make a change and talk about some ideas !

Comments

Popular posts from this blog

Menulis Pengalaman: Menjemput Kehidupan Baru

Eleventwelfth feat. Asteriska - Your Head as my Favourite Bookstore

Farewell Greeting, Maybe?