Lesson-4-today

Yah, malam ini saya dan beberapa teman dari AMKT MANGKALIAT mengadakan interview bagi calon anggota tetap diasrama. sebelumnya, mereka (calang) telah menetap diasrama kurang lebih setengah tahun dengan berbagai pertimbangan. poinnya adalah terbukanya pikiran saya terhadap beberapa hal. pertama, nobody's perfect. kedua adalah don't ever judge the book by its cover. memang itu ungkapan lama, namun setidaknya saya mulai agak lupa akannya. Jadi, dari interviewer dan calang dapatlah saya menyimpulkan dua hal itu. Tidak ada manusia yang sempurna adalah benar karena kebenaran hanyalah milik Tuhan atau apalah namanya Tuhan di Era sekarang. jangan menilai buku dari kovernya adalah ungkapan yang saya tujukan bagi diri saya sendiri. Demikian lah selama ini saya menilai beberapa pengurus asrama. dan pada akhirnya, malam ini saya salah. adalah Bang satria yang menyadarkan saya. dia adalah keluarga jauh saya, hubungan kami sebatas partner di asrama. malam ini, saya berjuang melawan ngantuk agar bisa menulis di blog ini agar saya tidak lupa bahwa telah ada pelajaran yang berharga yg saya dapat malam ini. Yaitu mengenai cara kita menilai sesuatu entah itu kegiatan atau apapun haruslah memang kita pahami betul apa maksud darinya. sehingga dapat memahami secara utuh, komprehensif tidak secara parsial dan setengah-setengah.
apa yang saya percaya dan bertambahlah kepercayaan itu adalah "segala sesuatunya pasti memiliki sisi baik dan buruk". kita hidup bagaikan dua sisi mata uang yang saling bertolak belakang. yang ingin saya katakan adalah sejelek-jeleknya sifat seseorang pasti ada sifat buruknya begitupun sebaliknya. selama ini saya mengenal bang satria adalah pribadi yang unik namun agak keteteran dalam urusan akademik. namun disisi lain, malam ini, bang satria telah menunjukkan sisi lain dari dirinya, other side of him, side B of him, another perspektive of him dan hal itu jika dibandingkan dengan kemampuan saya, makan tidak berhargalah segala kemampuan saya ini. 
selalu bekerja seperti itu, cara saya memandang dua sisi ini. setiap manusia dilahirkan dengan dua sisi, karenanya ia disebut manusia dan bukan dewa atau malaikat apalagi tuhan. Trust me, if you find the way that make you down, on the other side it will make you proud.
"pekerjaan yang menurut malaikat baik, belum tentu menurut setan baik"

Comments

Popular posts from this blog

Menulis Pengalaman: Menjemput Kehidupan Baru

Eleventwelfth feat. Asteriska - Your Head as my Favourite Bookstore

Farewell Greeting, Maybe?