Sabtu Kedua, Bulan April :D
hari ini, sabtu kedua dibulan april, laki-laki paruh baya terbangun dengan sejuta alasan untuk berbahagia. sejuta alasan yang tidak pantas untuk diungkapkan, alasannya sederhana, karena memang ia sendiri tidak tahu kenapa ia begitu berbahagia. padahal sejak kemarin, dari 10 sampai 2 siang ia terus mengeksplorasi tubuhnya, ditambah malam sendu Jogja yang harus ia kalahkan demi tuntutan dan baru bisa tidur dini hari. namun pagi cerah Jogja selalu punya alasan tak terungkapkan untuk disangsikan tanpa ampun.
hari ini sabtu kedua dibulan april, menjadi titik balik bagi si laki. titik balik dari kehidupan tanpa sukur menjadi kehidupan sederhana penuh sukur. ya, sejatinya hidup adalah soal bersukur. mengingat-ingat hal yang telah kita miliki adalah kebahagiaan sejati yang menjadi rahasia abadi, hanya bisa ditemukan oleh sang pengagum sejati. mengagumiNya, ciptaanNya dan apapun bentuk karyaNya merupakan bentuk sukur yang absolut.
hari ini sabtu kedua bulan april, tidak ada lagi yang dirisaukan si laki. menanti janji tenang sang sore adalah yang paling ia tunggu sabtu ini. pasangan sang pagi kala matahari menyibukkan diri merapikan peralatan kerja sebelum berganti sift dengan bulan. ya, menanti sore dan merayakan apa saja hari ini adalah kebiasaan baru si laki, agar energi sukur tetap penuh.
*terinspirasi setelah melakukan penelitian kuli gendong di pasar beringharjo (Yogyakarta) yang harus bertengkar dengan waktu dan tidak sedikit pun manja dengan yang namanya takdir. semoga para kuli gendong tetap selalu bisa tersenyum menikmati hidup mereka yang menjadi inspirasi hakiki bagi si laki
*terinspirasi setelah melakukan penelitian kuli gendong di pasar beringharjo (Yogyakarta) yang harus bertengkar dengan waktu dan tidak sedikit pun manja dengan yang namanya takdir. semoga para kuli gendong tetap selalu bisa tersenyum menikmati hidup mereka yang menjadi inspirasi hakiki bagi si laki
Comments
Post a Comment