take off your clothes, i know you are faker !
Saya suka menonton Film. apalagi waktu liburan seperti ini. kerjaan saya hanya nyari film, nonton, dan belajar darinya. berbagai genre telah saya tonton, berbagai soundtrack film telah saya nikmati, berbagai pemeran telah saya puji dan maki. terlepas dari itu semua, i just love to watch!.
Tulisan kali ini tidak berbicara tentang film, actually. Ini lebih pada apa yang saya dapat dari banyak film yang saya tonton. Tentang hal sederhana, dan pasti pernah dirasakan oleh anda termasuk saya. Ini tentang Cinta.
Entah hanya kebetulan atau memang budaya amerika, tapi hubungan PDKT disana saya rasa simple dan to the point! . It means, tidak terlalu banyak kepalsuan antara cowok dan cewek. Cowok suka, ajak kencan, jika si cewek suka maka ia mengiyakan, atau memilih waktu lain jika pada saat yang bersamaan berhalangan. Di Indonesia, PDKT atau pendekatan dilakukan dengan strategi dan permainan 'jual-beli'. cowok suka sama cewek, ajak jalan sekali tidak langsung diiyakan sama cewek (walaupun kadang si cewek juga tertarik). si cewek perlu melakukan 'tes' kepada cowok entah untuk apa tujuannya. Si cewek jual mahal, dan si cowok sibuk menawar. Belakangan saya mengambil kesimpulan demikian:
Si cewek melakukan tes, untuk menguji sejauh, sebesar, sekuat, dan setegar apa perjuangan si cowok. Karena hal ini, cowok jadi bersikap palsu dengan melakukan hal yang (sok) baik pada saat PDKT. Traktir nonton, traktir makan, antar-jemput, dengerin curhat dan hal-hal (sok) baik lainnya. Fuck That ! Fuckin Fake ! akhirnya si cewek yang juga awalnya suka jadi makin risih dengan sikap sok baik si cowok dan mulai menjauh. sementara si cowok mulai ilfeel dengan sikap cewek yang PHP. that's it !
terinspirasi juga dari sini just click!
Comments
Post a Comment