Heil Teknologi !

      Amerigo Vespuci ataupun Christoper Colombus pertama kali menemukan benua Amerika setelah ia melakukan ekspedisi selama hampir belasan bahkan puluhan tahun meninggalkan Spanyol. Hingga akhirnya ia menemukan daratan yang dinamainya "Amerika". Seiring perkembangan zaman, perjalanan dari Spanyol menuju Amerika tidak lagi memakan waktu yang lama. Setidaknya, karena pesatnya perkembangan teknologi ada beberapa indikator yang bisa kita jadikan patokan untuk menilai.

1. Waktu
     Perjalanan yang dulu ditempuh dalam waktu belasan bahkan puluhan tahun dari Spanyol menuju Amerika, kini bisa ditempuh hanya dalam hitungan hari, bahkan jam. Perjalanan yang dulunya harus dipersiapkan lama dan memakan waktu cukup lama itu, tidaklah menjadi masalah yang besar sekarang. 

2. Bekal
    Bayangkan apa saja yang dipersiapkan Amerigo Vespuci dulu ketika akan melakukan ekspedisi menemukan daratan baru ? persediaan makanan, pakaian, bahan bakar, tenaga, pikiran, bahkan awak kapal mungkin adalah hal-hal yang memenuhi pikiran Amerigo Vespuci kala itu. Bayangkan jika tidak ada teknologi yang memungkinkan orang berpindah dari satu tempat ketempat lain dengan cepat ? Zaman sekarang, orang-orang bahkan ada yang berpergian lintas benua tanpa membawa bekal. Semua yang mereka butuhkan kelak tersedia dengan mudahnya.

3. Petunjuk/Peta
    Berkat Teknologi GPS, semua orang bisa melakukan ekspedisi yang ia mau. Kemanapun ! Kapanpun ! Bayangkan zaman dulu, Amerigo Vespuci menemukan daratan Amerika dengan hanya mengandalkan insting dan gejala-gejala alam.

      Paling tidak tiga indikator itu bisa menjadi pembanding yang mampu membedakan zaman dulu dan sekarang. Manusia benar-benar menciptakan teknologi yang mampu mempermudah hidupnya. Bayangkan hanya dari satu hal: berpindah tempat, manusia mampu mengembangkan teknologi hingga secanggih sekarang. Ekspedisi ke Bulan dan luar angkasa yang dulu tidak pernah terpikirkan, sekarang justru menjadi sebuah hiburan. Perusahaan milik Amerika pun ada yang menyewakan pesawat ulang-alik nya untuk dipakai secara komersil oleh penduduk sipil. Tentu saja dengan biaya yang tidak sedikit. Walaupun begitu, bisnis itu tetap diminati, terutama oleh para konglomerat.
      Saya membanyangkan kedepannya, bukan tidak mungkin, tidak ada lagi kita melihat ibu-ibu hamil dengan perut besar. Semuanya dipindahkan hanya kedalam sebuah pil lalu diawetkan kedalam sebuah tabung yang nantinya tetap akan terhubung dengan sang Ibu. Tentu saja juga tidak akan 9 bulan, melainkan bisa sangat cepat. Program ini pasti diminati oleh mereka yang MBA (Married by Accident). Atau Ibu-Ibu pekerja keras yang tidak ingin pekerjaannya terganggu hanya karena ia hamil. Entahlah.

Comments

Popular posts from this blog

Menulis Pengalaman: Menjemput Kehidupan Baru

Eleventwelfth feat. Asteriska - Your Head as my Favourite Bookstore

Farewell Greeting, Maybe?