Belajar dari Nyamuk

Kalau kamu masih harus mendeklarasikan rasa sayang kamu, berarti kamu nggak sesayang itu. You just to feel it bro.
Malam ini kayanya saya belajar banyak dari nyamuk. Begini, sering kali kita koar-koar tentang rasa belas kasih, tapi giliran digigit nyamuk yang memang makan darah kita, kita malah marah. Lah, nyamuk kan memang makan –atau minum- darah manusia. Itu sudah jalannya. Kenapa kita gak menerima aja ? Tapi nyamuk bisa apa ? Cuma bisa terbang, kecil, dimusuhi manusia, kadang malah jadi makanan cicak (belajar dari cicak), kebayang gak hidup jadi nyamuk di dunia manusia ?
Lalu apa hubungannya dengan deklarasi sayang ?
Ya kalau dikamar mu masih ada pembasmi nyamuk, kamu belum pantas sayang-sayangan !


Sunter, 30 July 2015 (10.48pm Sore – Ernestito)

Comments

Popular posts from this blog

Menulis Pengalaman: Menjemput Kehidupan Baru

Eleventwelfth feat. Asteriska - Your Head as my Favourite Bookstore

Farewell Greeting, Maybe?