Mudah, kok !

Minggu sore, Jakarta, seputaran Sudirman dan Kuningan. White shoes and the couples company terus memainkan Sunday memory lane. Syahdu sekali memang suara Mbak Sari sang vokalis. Cocok dengan Jakarta sore ini, syahdu. Seperti diam dan takutnya laki-laki yang diam-diam kagum pada wanitanya. Sungguhpun tidak begitu sulit mengagumimu. Cukup ku ketik-an saja nama mu pada mesin pencari, dan boom aku mendapatimu dalam bentuk artikel, video dan cuitan. Ada yang lebih mudah lagi jika si laki-laki mulai demam rindu. Setia ia berburu berita tentangmu, di semua media sosialmu. Ah jaman sudah memang banyak berubah. Rindu dan kagum yang seringkali disimpan dan dibungkus si laki-laki tidak jarang memang hanya disimpannya. Dibingkai dalam dinding-dinding mimpinya. Berharap suatu saat wanitanya datang dan bertanya tentang lukisan mimpi itu. Pernah juga si Laki-laki tak tahan dengan rindu dan kagumnya. Dikumpulkannya lukisan rindu dan kagumnya, berjalan menemui si wanita, disampaikannya dengan bahasa yang lain, dan mungkin si wanita tidak mengerti. Atau memang tidak mau mengerti. Tapi tak apa. Si laki-laki akan terus seperti itu. Tidak berubah. Karena mengagumimu begitu mudah. Yang sedikit susah mungkin merindukanmu. Yang paling susah ya apalagi kalau bukan melupakanmu.




Jakarta, 21 February 2016: Kos 52 Karbela; WSATCC – Sunday memory lane

Comments

Popular posts from this blog

Menulis Pengalaman: Menjemput Kehidupan Baru

Eleventwelfth feat. Asteriska - Your Head as my Favourite Bookstore

Farewell Greeting, Maybe?